Gresik, 22 September 2025 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gresik bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik secara kolaboratif menyelenggarakan Desk Metadata Statistik pada Senin (22/9). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, ini diikuti oleh perangkat daerah selaku produsen data statistik sektoral.
Desk Metadata Statistik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memperkuat penerapan prinsip Satu Data Indonesia. Kegiatan ini berfokus pada pendampingan pengisian metadata sesuai standar, sehingga data yang dihasilkan tidak hanya lengkap dan akurat, tetapi juga terhindar dari duplikasi kegiatan statistik sektoral serta mudah dipahami dan dimanfaatkan lintas sektor.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Diskominfo Gresik, Zurron Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih baik. “Melalui desk metadata, kita ingin memastikan bahwa data sektoral yang disajikan oleh perangkat daerah semakin valid, terintegrasi, dan berdaya guna untuk mendukung pengambilan keputusan serta perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran,” ujarnya.
.jpg)
Senada dengan itu, Kepala BPS Gresik, Ir. Indriya Purwaningsih, menambahkan bahwa pembinaan ini merupakan bentuk kolaborasi berkesinambungan antarinstansi. “Data yang berkualitas akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan. Kami berharap perangkat daerah semakin memahami pentingnya metadata sebagai penjelasan mendetail dari setiap indikator, sehingga data yang dihasilkan lebih transparan, akuntabel, dan mudah dimanfaatkan,” terangnya.
Untuk memperkuat pesan tersebut, narasumber kegiatan, Rohmatika Roissatul Ummah, juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip satu data. “Sesuai prinsip Satu Data Indonesia, setiap data yang dihasilkan oleh produsen data wajib memiliki metadata. Metadata inilah yang menjelaskan konteks, sumber, dan metodologi sehingga data tersebut dapat dipahami, digunakan, dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” jelasnya.
Dengan berbagai arahan tersebut, kegiatan Desk Metadata Statistik diharapkan mampu mendorong perangkat daerah di Kabupaten Gresik agar semakin siap menyajikan data yang terintegrasi, berstandar, dan bernilai guna dalam mendukung visi Gresik sebagai daerah yang unggul, berdaya saing, serta berorientasi pada pembangunan berbasis data.
.jpg)




