JI. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.60, Putat Luar, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121

0812-1788-9986

Pemkab Gresik Targetkan Lompatan Besar di EPSS 2025, Sekda Gresik: Harus Capai 3,5

Pemkab Gresik Targetkan Lompatan Besar di EPSS 2025, Sekda Gresik: Harus Capai 3,5

Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar rapat koordinasi pemilihan lokus Evaluasi Pengelolaan Statistik Sektoral (EPSS) 2025 di ruang Dewi Sekardadu, Kantor Bupati Gresik, Selasa (7/1/25). Rapat ini menindaklanjuti hasil Rapat Sosialisasi Indikator Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, 12 Desember 2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Nuri Mardiana, Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta sejumlah undangan lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, yang turut hadir, memberikan arahan terkait capaian EPSS. Ia menyampaikan bahwa capaian EPSS Kabupaten Gresik pada tahun 2023 berada di angka 1,77, sementara untuk tahun 2024 meningkat menjadi 2,70. 

"Kami berharap capaian EPSS tahun ini dapat meningkat hingga mencapai nilai 3,5. Ini menjadi target bersama yang harus kita wujudkan," ujar Sekda Gresik.

Kepala BPS Gresik, Indriya Purwaningsih mengapresiasi kesiapan Kabupaten Gresik dalam melaksanakan EPSS. "Gresik luar biasa. Persiapan sudah dilakukan sejak 2024, dan ini adalah pertemuan ketiga untuk membahas EPSS 2025," tuturnya. 

Ia menambahkan bahwa EPSS bertujuan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang mencerminkan tingkat kematangan pengelolaan statistik sektoral di daerah.

Dalam rapat tersebut, diputuskan empat calon lokus di Kabupaten Gresik, yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Kesehatan. Dari empat calon tersebut, akan dipilih dua lokus terbaik yang dinilai siap dan berkinerja baik. Selain itu, rapat juga membentuk tim penilai internal EPSS yang bertugas mengevaluasi kesiapan dan kinerja OPD terkait dalam pengelolaan statistik sektoral.

Menutup arahannya, Sekda Gresik menuturkan bahwa pada bulan Januari dan Februari mendatang akan dilakukan persiapan, untuk mengawal pelaksanaan EPSS di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari lokus yang terpilih. 

Ia juga menekankan pentingnya konsep satu data yang perlu disosialisasikan lebih luas. "Setiap OPD perlu menyiapkan data tematik sebagai bagian dari konsep EPSS untuk tahun-tahun mendatang," jelasnya.

Indriya berharap lokus yang terpilih mampu proaktif dalam pelaksanaan pembinaan dan pengembangan statistik sektoral. "Diharapkan lokus yang terpilih dapat menjadi model pengelolaan statistik yang efektif dan efisien di Gresik," tuturnya.

Dengan pemilihan lokus ini dan pembentukan tim penilai internal EPSS, Pemerintah Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan kualitas data dan pengelolaan statistik sektoral untuk mendukung pembangunan yang berbasis data. (rad)


Related Posts

Hubungi Kami
Logo

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.