Gresik, 26 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sakti 112 Responder Layer 3 (L3) yang digelar di Putri Cempo.
Hadir sebagai narasumber, Wahyu Prasetyo selaku Business Development Manager PT Jasnita Telekomindo Tbk memandu peserta dalam memahami alur kerja aplikasi L3 secara menyeluruh. Mulai dari teknis penggunaan hingga simulasi pelaporan, peserta diajak terlibat langsung untuk memahami ritme kerja berbasis data lapangan. Aplikasi ini diharapkan tidak hanya menjadi alat bantu teknis, melainkan juga penggerak budaya kerja baru di lingkungan birokrasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo Gresik, Johar Gunawan, menegaskan bahwa keberadaan aplikasi L3 harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh OPD. Menurutnya, dokumentasi lapangan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan aset penting dalam membangun komunikasi publik yang informatif dan berbasis bukti.
“Bimtek ini penting sebagai bekal bagi OPD dalam mendokumentasikan kejadian secara cepat dan sistematis. Ayo sama-sama kita maksimalkan aplikasi Jasnita untuk melengkapi dokumen laporan yang nantinya bisa dijadikan konten. Dari OPD ngonten, dari Kominfo bikin konten. Dengan dokumentasi yang valid, informasi kepada masyarakat juga makin transparan dan terpercaya,” ungkap Johar.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Diskominfo turut mendorong peserta untuk serius dalam mempelajari dan menerapkan penggunaan aplikasi. Ia menyampaikan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan agar semua pihak siap dan terhubung dalam satu sistem saat terjadi situasi darurat di lapangan.
“Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun ekosistem digital pelayanan publik yang responsif, transparan, dan terintegrasi. Melalui aplikasi L3, setiap laporan masyarakat akan langsung mendapat respons yang terukur, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tak hanya menyederhanakan proses, sistem ini juga memperkuat kolaborasi antarlini pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik secara utuh,” pungkasnya.
Bimtek ini menjadi ajang penting bagi OPD untuk memahami dan menguasai sistem pelaporan kedaruratan berbasis digital yang terintegrasi langsung dengan Call Center 112. Aplikasi L3 memungkinkan petugas lapangan merespons laporan masyarakat secara cepat, memperbarui status penanganan, dan mengunggah dokumentasi kejadian berupa foto maupun video secara realtime. Fitur-fitur ini dirancang untuk mempercepat layanan, meningkatkan akurasi informasi, sekaligus memperkuat akuntabilitas publik.
Diskominfo berharap seluruh perangkat daerah tidak hanya menjadi pelapor teknis, tetapi juga menjadi motor penggerak komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan dokumentasi yang tertata, laporan yang tersistem, dan konten yang informatif, wajah birokrasi digital Gresik akan semakin terlihat nyata di tengah masyarakat. (ysm)

.jpg)



